Senin, 01 Agustus 2022

Aku & WELULI

 Aku & WELULI

Haiiii…… 


Kumulai ceritaKu ini dari awal perjalanan saya dari kupang menuju weluli. Kata orang perjalanan akan meninggalkan banyak kisah dan kenangan yang tak akan terlupakan dan saya mengalami itu. Kisah itu masih sangat terbayang dalam pikiran saya. Saya memulai kisah itu  dari awal perjalanan. Ini adalah kisah perjalan pertama kali saya menuju Weluli Atambua NTT.

Tepatnya di hari Jumat 22 juli 2022


kami memulai perjalanan tersebut. Kami yang beranggotakan 9 orang memulai perjalanan dari PNC Kupang menuju Benlutu. Sebelum kami memulai perjalanan tidak lupa kami berfoto foto dan selalu berdoa agar Tuhan menjaga perjalanan kami. Di perjalanan menuju Benlutu kami menikmati keindahan alam yang luar biasa.Sambil menikmati alam yang indah, kami juga saling bercanda dan saling menceritakan pengalaman yang menarik pada saat kami masih anak - anak. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 09.30, dan tibalah kami ditempat yang indah yaitu Benlutu. Mengapa kami harus singgah di Benlutu karena disini kami harus menghadiri Pernikahan dari K’Kris dan K’Fonsa, dikarenakan satu diantara mereka adalah anggota aktif AMC (Anak Muda Claretian). Tibanya kami disini kami langsung mengganti pakaian karena kami harus mengikuti misa Pernikahan kaka berdua. Misa berlangsung dengan sangat meriah dan penuh dengan sukacita. Selesai misa kami kemudian langsung berfoto foto dan melanjutkan makan siang karena setelah makan siang kami akan melanjutkan perjalanan menuju weluli.

Tak terasa waktu telah menunjukan pukul 13.00 dimana kami harus menyiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan lagi. Perjalanan yang kami lalui masih sangat jauh. Terimakasih Benlutu, walaupun kisah kita singkat tapi disini sudah ada sejarahnya bagi kami AMC (Anak Muda Claretian). kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju weluli. Di perjalanan banyak hal hal lucu yang kami lakukan diantaranya kami saling usil/mengganggu teman - teman agar mereka ikut menikmati keindahan alam walaupun cuma melalui balik pintu mobil ini. Ada juga yang saling menceritakan kisah - kisah dulu dan bernyanyi, semua itu kami lakukan agar kami dapat menikmati perjalanan menuju weluli serta memaknai perjalanan ini dalam diri kami masing-masing. Kami melewati berbagai kota diantaranya kota Kefa, Kota Atambua. Dan tibalah di inti kotanya yaitu kota Atambua dimana tempat yang akan kami kunjungi berada di kota ini yaitu Weluli. Dalam hati saya berbisik akhirnya tiba juga ditempat yang sudah saya nanti-nantikan. Ternyata semua itu di luar pikiran saya, ternyata Weluli berada jauh dari kota ini dan masih harus beberapa jam lagi kesana. Terhembus panjang nafas ini dan berkata "Ternyata masih jauh" tapi tak ada rasa kecewa kami terus menikmati perjalanan ini. Ada kisah lucu terjadi di kota Atambua ini, Ternyata kami semua tidak mengetahui dimana letak Weluli itu berada. Kami saling bertanya satu sama lain tapi tak ada satupun yang mengetahui dimana Weluli itu berada. Kami tetap yakin dan melanjutkan perjalanan tapi apa yang terjadi akhirnya kami nyasar di daerah orang. Tapi puji Tuhan semuanya pasti ada jalan keluarnya jikalau kita percaya.  Kami bersyukur akhirnya kami dibantu oleh salah satu saudara dari teman AMC (Anak Muda Claretian) Weluli . Kakak itu kemudian menunjukan jalan menuju Weluli. 


Tepat pukul 19.30 akhirnya kami tiba ditempat yang kami nanti nantikan yaitu Weluli. Disini kami disambut oleh udara Weluli yang sangat dingin. Kami kemudian disambut Para Suster Claretian dengan jamuan teh hangat yang ditemani dengan ubi panas. Disini ternyata bukan Rombangan kami saja namun juga banyak rombongan yang hadir dalam kegiatan di Weluli besoknya,  diantaranya rombongan Pater Seles CMF, Para Frater SHM, Pater Ori CMF. Setelah Para Suster menjamu kami dengan tea dan ubi rebus, kami kemudian dibagikan tempat penginapan. Disini kami AMC (Anak Muda Claretian) dibagikan dua kamar yang beranggotakan 3 dan 4 orang dalam satu kamar. Kami kemudian beristirahat sejenak ditempat ini. Tak terasa panggilan dari suster terdengar,kami semua dipanggil untuk makan malam. Kami pun kemudian bergegas untuk menikmati makan malam yang telah disediakan Bersama dengan rombongan yang lain yang bertempat di Paroki Weluli. Setelah kami selesai makan malam, kamipun kemudian disuruh untuk kembali ke tempat penginapan agar bisa beristirahat.

Sabtu 23 Juli 2022, Alarm berbunyi tepat pukul 05.00 kamipun kemudian bergegas menuju paroki, dikarenakan kami sudah bersepakat untuk membantu suster dan teman AMC Weluli di Paroki pagi ini. Sesampainya kami di paroki kami kemudian membagi tugas untuk membantu suster, ada yang membantu membersihkan paroki dan ada juga yang membantu memasak. Kami kemudian bergegas melakukan tugas kami masing masing. Dan tepat pukul 07.00 WITA kami akhirnya selesai melakukan segala pekerjaan dengan baik dan kami kemudian langsung melanjutkan sarapan pagi. Setelah selesai sarapan kami kemudian bersiap -  siap karena kami harus mengikuti misa pengikraran kaul kekal Suster Hilde MC dan Suster Anita MC. Misa pengikraran kaul berjalan dengan sangat meriah dan penuh sukacita. 


Kami kemudian melanjutkan acaranya dengan tarian khas daerah dan melanjutkan Bernyayi sampai  dengan Pukul 19.00 WITA.

Setelah semuanya telah kami lakukan di Paroki kami akhirnya kembali ke biara untuk makan malam dan beristirahat.

Minggu, 24 July 2022. Kami memulai pagi ini dengan menyiapkan diri  untuk mengikuti misa. Sebelum misa tidak lupa kami sarapan terlebih dahulu dan kemudian menuju paroki untuk mengikuti misa. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan tibalah saat kami harus bepamitan dan meninggalkan weluli dan kisahnya di tempat ini. Kami kemudian menyiapkan semua perlengkapan kami karena hari ini kami harus kembali ke Kupang. 



Tibalah saat dimana pertemuan pasti ada yang namanya perpisahan. Perpisahan yang dimaksud bukanlah perpisahan untuk selamanya tanpa harus kembali tapi perpisahan yang akan ada pertemuan kembali.  Kami kemudian saling berpelukan dengan para suster dan postulan claretian dan saling berfoto.Good bye Weluli,Good bye memories. Sebelum kami melanjutkan perjalanan ke kupang tidak lupa kami mengunjungi Beberapa Tempat Wisata yang terkenal di Daeah Weluli Mulai dari Air Terjun Manuhalek 


dan Wisata Alam Fulan Fehan 






, kami sangat menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa. Setelah kami mengunjungi dua tempat wisata tersebut, kami kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju kupang dan kami tiba di kupang sekitar Pukul 02.00 pagi.

Setiap perjalanan membawa kisah dan pelajaran hidup. Bagiku hidup adalah untaian cerita penuh makna yang abstrak. Membias dalam keseharian di atas kanvas tanpa warna dasar. Saat bahagia, betapa kanvas itu selalu ingin diwarnai dengan tinta warna-warni pelangi. Namun ketika bersedih, kanvas itu seolah-olah basah akan genangan air dan sulit diwarnai kecuali dengan cipratan lumpur ratapan pilu.

Thanks Weluli and Memories in Weluli.

This is not a good bye,this is thank you.Thank you for coming into my life and giving me joy.

 

By: Shynta AMC Kupang

Senin, 26 Juli 2021

Senyum dan TawaMu

Aku rindu pada dia (senyum dan tawaMu), akankah terulang kembali... ataukah dapat membuatnya lagi...

Sejak jarak dan ruang dibatasi untuk berjumpa... 
bernyayi...
Canda dan tawa...
Game atau animani...
Cerita atau shering...
Yang aku titipkan setiap untaian huruf dalam sebuah catatan kecilKu, setiap kali aku berjumpa dan bersamaMu Anak Muda Claretian.

Hari, bulan dan tahun pun berlalu.
Ruang dan tempat dimana kita sering berjumpa dan berkumpul Cafe AMC (Anak Muda Claretian) terasa sunyi dengan untaian memori dan cerita kita..
Tempat kita bercanda seakan melukis cerita tentang kita..
Saat kita bernyayi...
Saat kita bergembira...
Saat kita lelah dalam berlari, ia selalu ada untuk menemani kita dalam sunyinya.

Sebelum jarak dan ruang dibatasi..
Aku selalu bertanya, bahkan kamu, dia dan mereka..
Bagaimana di Cafe AMC (Anak Muda Claretian)..?
Bagaimana suasana di Cafe AMC (Anak Muda Claretian)...?
Siapa saja yang sudah ada di Cafe AMC (Anak Muda Claretian)...?
Siapa saja yang hadir di Cafe AMC (Anak Muda Claretian)...?
Dan masih banyak pertanyaan yang membuatKu Rindu untuk kesana karena ada Kamu, dia dan mereka.

Tunggu, aku ke Cafe AMC(Anak Muda Claretian) sekarang...!
Aku segera merapat ke Cafe AMC (Anak Muda Claretian)...!
Aku sedikit terlambat ke Cafe AMC (Anak Muda Claretian) ...!
Dan masih banyak jawaban yang di utarakan yang membuatKu kangen akan semua moment itu...
Terasa berbeda ketika aku berada di Cafe AMC (Anak Muda Claretian)... aku merasa terpanggil untuk melepas rindu dan kangenKu untuk berjumpa dengan kalian sahabat saudara/i ku Anak Muda Claretian.
Kini ia memanggilKu, kamu, dia dan mereka,
Dalam cerita - ceritanya tentang kita...
Dalam lukisannya tentang moment kita...pernah disana dan bersama dalam suka cita Anak Muda Claretian.

Kini jarak dan ruang menjauhkanMu dariKu... aku tetap mengejarMu dengan berbagai cara untuk tetap bersamaMu dalam ruang yang berbeda namun tetap Anak Muda Claretian selalu menemaniMu dan Anak Muda Claretian selalu di Hati.
Salam Anak Muda Claretian.

By : T.e.M