FORMASI I PERSIAPAN AEYG 2019 DILI/TIMOR
LESTE
ANAK MUDA CLARETIAN WEST TIMOR
OLEH:
FREDERIKUS NGOBA dan NOVI NAREK
Pertemuan
pertama Anak Muda Claretian (AMC) untuk formasi kegiatan AEYG-TIMOR LESTE (5-11
Agustus 2019) dilaksanakan di Paroki Weluli- Atambua pada tanggal 3-5 Mei 2019.
Dalam kegiatan ini, para calon peserta yang dipilih dari setiap region
se-Timor-Barat berkumpul di paroki weluli didampingi oleh Presiden AMC Delegasi
Indonesia-Timor Leste Pater Yohanes Dari Salib Jeramu CMF, Pater Fredi CMF
(pendamping AMC Panite-Batu Putih), Pater Leksi CMF (pendaping AMC Nurobo) dan
suster-suster Misionaris Claretian (MC).
Hari
sabtu tepatnya pukul 08:00-09:15 am, pertenmuan pertama AMC terjadi. Yang
membawa materi dalam pertemuan ini adalah Pater Yohanes Dari Salib Jeramu CMF.
Materi yang dibicarakan dalam pertemuan ini adalah seputar AEYG dan segala
persiapan yang perlu di bawa dan disiapkan untuk perjalanan ke Timor Leste
nanti. 
Dalam sejarahnya, kegiatan AEYG sebenarnya dilkukan dua tahun sekali. Sejauh ini AEYG sebenarnya sudah dilakukan dua kali. Pertama, terjadi di Manila /Filipina. Pertemuan pertama itu dlakukan dibawa tema “meet Him in the cloud”. Tema ini terinspirasi dari kisah yesus dengan ketiga muridnya di Gunung Tabor dalam peristiwa Transfigurasi. Kedua, terjadi di Yogyakarta/ Indonesia dibawah tema “JOY”.
Sedangkan pertemauan ketiga yang sedang disiapkan ini akan
dilaksanakan di Dilli/Timor Leste dengan berteduh dibawah tema “Solidarity Of
Christ Imples Us: GO, Sell, Share And Follow”. Tema ini terinspirasi dari kisah
anak muda yang kaya dan taat yang bertanya kepada Yesus bagaimana supaya ia
bisa masuk dalam kehidupan abadi. Dalam memperlancar kegiatan AEYG 2019, AMC
seTimor-Barat melakukan tiga kali pertemuan formasi. Pertama yang dilakukan di
Weluli (3-5 mei 2019), kedua nanti akan dilakukan di Benlutu (21-25 juni 2019)
dan pertemuan ketiga/terakhir sekaligus pertemuan bersama AMC se-Indonesia akan
dilaksanakan di Oenopu. Pada pertemuan ke-tiga ini, akan dilanjutkan dengan
perjalanan ke Timor Leste. Kegiatan AEYG di Timor Leste terjadi pada tanggal
5-11 Agustus 2019.
1. Materi Kedua
dibawakan oleh Sr. Joana. Tema materi yang dibawakan adalah Solidarity/
Solidaritas (diangkat dari tema Tesis Sr. Joana sendiri yang ditulis dalam
bahasa Polandia). Dalam petemuan ini suster menjelaskan tentang suatu materi
yang bagus berkaitan dengan solidaritas. Secara harafiah, solidaritas adalah
perasaan serasa/ senasib.
Lebih jauh Sr.
Joana menerangkan bahwa, Solidaritas dalam praktek pastoral sebagai anak mudah
contohnya adalah kita berusaha untuk melihat apa yang saudara/ sahabat kita
perluhkan.
Di dunia dewasa ini, paham yang menekankan
solidaritas yang murni sangatlah minim. Manusia lebiih menekankan rasa
individualis yang tinggi. Kepentingan diri menjadi sentral segala aktifitas
sosial. Orang melakukan sesuatu hanya demi mendapatkan sesuatu.dalam sejarah
Gereja Katolik, ada beberapa dokumen yang dikeluarkan oleh para pemimpin gereja
tentang Spolidarotas. Diantarantya adalah dari Paus Paulus VI (dok. Populorum
Progressio) dokumen ini dikeluarkan bertepatan dengan human solidarity day,
Paus Yohanes Paulus II (dok. Solicitudo), Sinode Gereja se-Asia (dalam sinode
ini, menekankan solidaritas bukan hanya teori belaka tetapi harus ada contoh
konkret yang dibuat seperti aktifitas sosial yang membantu masyarakat Gereja
dan dunia dalam berbagai kesusahan), Paus Fransiskus (dok. Evangelium Gaudium)
dan masih banyak lagi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar